Puisi “Warna Itu” Afrilio Narang.IAIN.Palangka Raya

Warna Itu Oleh: AfrilioNarang Saat matahari tersipu malu melihat malam, suatu hal yang disebut senja datang. Berwarna jingga dengan kelopak merah muda di antara awannya. Saat bulan menjelma menjadi langit cerah, suatu hal yang disebut fajar datang. Berwarna biru dengan gumpalan embun putih menyelimutinya. Saat hujan juga turun tanpa permisi, suatu hal yang disebut pelangi … Baca Selengkapnya

Puisi “1.1.70.”Afrilio Narang.IAIN.Palangka Raya

1.1.70 oleh Afrilio Narang. Aku bicara tentang impianku Lupakan ucap puisi, ucapku sebagai beliau Di mimpi, aku berada di pundak laut bersama matahari Tapi harapku awan hitam belendu datang Saat bangun, aku berdiri sebagai musang, memegangi ujung payung terbalik Menanai sisa tetesan hujan dari dahan akasia Kata malam Saat mataku menepis angkasa, bintang tak bersemayang … Baca Selengkapnya

Puisi “Rinduku Rindumu” Youseel.FEB.UMM

Rinduku Rindumu Oleh: Youseel.FEB UMM Seiring waktu berjalan Rinduku tiada lepaskan Seakan terus melawan Ingin bertemu para kawan Apakah demikian rindumu Selalu menanti tuk bertemu Sembari tebar prestasimu Dalam ajang seminarmu Semakin rinduku mendera Kuharap rindumu menerpa Tuk saling jua menyapa Meraih cita sehelai makna ***@***

Puisi “Kawan” Ishomuddin-PPs.UMM

KAWAN Oleh:Ishomuddinn.PPs.UMM Kawan… Kupanggil engkau……Kawan… Siapa kata pergantian masa tak ada beda…Masa demi masa merayap mendekati ujung bumi ini..Melintas tanpa batas..dan tak peduli…hingga..sunami…banjir…gempa bumi…berganti-ganti. Kawan…. Siapa kata pergantian waktu tak ada beda….Detik demi detik..perilaku kita tak lebih etis..Kerakusan…kekakuan..kedloliman..bertambah rapi…Penghianatan..kemunafikan…menjangkiti insan di negeri ini. Kawan… Lupakah kita bumi ini akan mengakhiri..,..Hayat ini akan segera selesai….Kita akan … Baca Selengkapnya

Puisi “Rindu Ini” Ekarini Saraswati.UMM

RINDU INI Oleh: Ekarini Saraswati UMM Rindu ini tak pernah habis ditelan malam Dia bergelayut pada pokok daun yang rindang dan berdesir pada ruang tak berpeluh Rindu ini masih bergunam di tengah laut yang deburannya Melampaui batas nalar Kutebarkan rinduku pada celah bumi yang menganga tak bersuara Merenggut seluruh jiwaku yang kian renta dan lapuk … Baca Selengkapnya

Puisi “Bahwa Rindu” Dewi Ku Univ.Veteran Bantara

BAHWA RINDU Oleh: Dewi Ku Bahwa yang sakit itu adalah RINDU Katak harus menahan badannya terjepit keringnya tanah dan panas karena RINDU hujan Kepompong rela terbungkus ketat badannya manahan sakit karena RINDU keluar indah sayapnya Janin rela bersila dalam gelap rahim bundanya menahan sesak menunggu masa karena RINDU orangtuanya Jasad terbujur kaku dalam sempit ruang … Baca Selengkapnya