Puisi “Lantai” Eko Supriyanto & Agus Budi Wahyudi-UMS

LantaiEko Supriyanto & Agus Budi Wahyudi, UMS

Di atas lantai
Ada yang santai
Libur kerja tugasnya usai
Ada yang lunglai
Raga gemetaran operasi selesai

Ada yang terpindai
Gerak geriknya ditelisik cctv yang mengintai
Ada yang lalai
Tugas dijadwalkan lupa diurai

Ada yang gemulai
Tari menari seperti alit arus sungai
Ada yang terbingkai
Seluruh gerak laku tergadai

Ada yang damai
Musuh sudah tidak menyerbu pantai
Ada yang makan satai
Ingin energi terbarukan landai

Ada yang terus rambut terurai
Setelah keramas pagi lupa menyiris tangkai
Ada yang sorak sorai
Memang bunga mimpi terangkai

Ada yang terbuai
Hari ini sendirian melantai
Ada yang hangat serai
Minuman herbal buat kuat tubuh bernilai

Ada yang butuh belai
Remaja bujang belum bercerai
Ada yang bertikar sehelai
Gunakan duduk nikmati gulai gulai

Ada yang berbalai balai
Buku berbuku bisa tulis selesai
Ada berbagai molek semai
Tubuh riuh menggapai

Ada yang berganti cerai berai
Jauh sayang jauh ngarai
Ada yang usap tungkai
Letih bergerak memindah petai

Ada yang berandai andai
Dirimu jadi teman tergapai
Ada yang terlepas dari rengkuhan badai
Hidup di tenda tenda pengungsian cium bau bangkai

Ada yg heboh triak cari makan dan teman untuk menyusun rencana hidup stelah badai
Ada yang tanduk berjuntai
Serudut semasa pandai
Ada yang terbelenggu suara burung murai
Nyanyian indah insan damai

Ada yang berwisata ke kutai
Nikmati alam indah permai
Ada ada ada saja di atas lantai
Setia orang siap hidup di atas lantai dan yakin mampu hadapi ujian

Satu pemikiran pada “Puisi “Lantai” Eko Supriyanto & Agus Budi Wahyudi-UMS”

Tinggalkan Balasan ke Kelunfork Batalkan balasan