Puisi “Salam Kembang Negeriku” M.Arief Pranoto.Lembang

Salam Kembang Negeriku

Tuan,

sudah berapa banyak patriot negeri ini

terlunta-lunta, penuh derita di pojok nestapa

bahkan tidak sedikit yang masuk penjaradan berapa sudah pelacur bangsa inidipuja-puja, diberi gelar, disebut bapak bangsa,dikalungi bunga-bunga

O, Tuanku,

kenapa kau biarkan nilai luar menyapu ini bangsalalu merusak tata adat yang ada, nyata, lagi berada

menjungkir-balikkan nilai berabad-abad lamanya┬ámemperkosa kemapanan dari suatu tata – karmayang doeloe membawa kegemilangan bangsa

O, Tuanku Negeri,

berapa lama sudah kau bersekutu dengan durjanam mencabik-cabikkeyakinan, mengubah kepercayaanm menjadipelacur lalu mengkhianati bangsa sendiri

Wahai, Tuanku Negeri,

tidak engkau sadari bahwa di Bumi Pertiwi ini

masih banyak kembang sore danbunga-bunga sedap malam cermat mengamatiagar itu engkau pahami!

 

 

 

 

 

Tinggalkan komentar